Percaya

Masa sekarang adalah dimana tanganku benar-benar harus berpegang pada tumpuan yang bisa membawaku untuk bangkit,,, entahlah seperti apa tumpuan itu.

Ada manusia yang berbahagia bahkan bisa menasehati orang lain tapi dirinya sendiri ambyar.
Entah kenapa ia mengira aku sebijak itu, sehingga ia haus nasehat dariku bahkan mereka banyak bercerita ini dan itu tentang masalahnya.

Aku senang dipercaya olehnya, seperti halnya aku senang mempercayakan cerita kepadamu.

Ini hanya sekedar celoteh-celoteh burung yang bisa dirimu baca sekiranya ada waktu luang untuk mengasah kebijaksanaanmu sebagai sosok kaum adam yang pendapatnya bisa menjadi panutan untuk kaum hawa yang haus nasehat "sepertiku misalnya".





Komentar