Tips move-on mujarab untuk perempuan

Sumber gambar: https://mojok.co/azm/rame/gimana/4-cara-untuk-move-on/

Halo para pembaca, kali ini aku ingin berbagi tulisan tentang tips atau langkah yang bisa kalian coba untuk move on.

Langkah-langkah pemikiran yang tepat agar bisa cepat membuat move on, melupakan dan tidak berharap lagi setelah diputusin/ditolak sang pujaan hati:

1.   Dia bukan rindu, hanya ingin memastikan kamu, untuk bisa diajak berteman. 

 

Pernah gak si terbesit dipikiran, kenapa hanya aku? kenapa ia bertanya kepadaku? katanya gak mau bilang-bilang, tapi kenapa bilang ke aku? kenapa cerita ke aku? terus jadi ke-GR an deh wkwkwk dan berpikir, mungkin ia merindukanku, mungkin ia ingin bertemu denganku, mungkin ia nyaman denganku dst.

 

Tau gak sih “dia bukan rindu, hanya ingin memastikan kamu untuk bisa diajak berteman” sampai disini faham?

 

Tidak akan ada perubahan yang signifikan bagi seorang laki-laki, menurut telaahku sekali seorang lak-laki berkata “tidak” maka sulit untuk berubah menjadi “iya”,

Jadi....JANGAN PERNAH BERHARAP

 

2.      Dia gak bisa bahas topik itu dengan orang lain, makanya dia bahas itu ke kamu.

Menganalisa segala kemungkinan yang terjadi, begitulah telaah yang harus kamu ketahui. Kamu merasa senang bisa menjadi tempat/wadah untuknya bercerita, sehingga membuatmu bertanya kenapa kok aku? apakah mungkin dia bla bla bla dan bla bla bla.... (*entalah isi sendiri halusinasimu).

Bisa jadi “dia gak bisa bahas topik itu dengan orang lain, makanya dia bahas itu ke kamu” sebab dipikirnya kamu adalah tempat/wadah yang pas untuk membahas topik itu.

Gak sedikit laki laki yang humble, care, sangat baik dan sangat sejoli dengan teman-teman sepermainannya, tetapi ia tidak bisa membahas topik-topik tertentu itu, dan hanya kamu tempat yang pas untuk membahas dan berbagi cerita itu.

Gak sedikit juga laki-laki yang sangat lengket dengan teman sepermainanya, sampai semua diceritakan hingga saat temannya pas gak ada disisinya, ia merasa kehilangan untuk tempat berbagi, sehingga ia beralih berbagi cerita ke kamu.

Jadi bagaimana,,, kamu masih merasa senang dan ke GR an,,,? please deh,,, sekalinya ia bilang “tidak” ya tidak, gak mungkin berubah jadi bilang “iya”. Jadi JANGAN BERHARAP.

3.      Dia mencoba menjaga hubungan agar tetap pada koridor pertemanan/persahabatan

 

Percaya gak percaya, kamu harus percaya, bahwa ia memliki banyak alasan, dan salah satu alasan adalah menjaga hubungan pertemanan agar tetap pada tempatnya. Semakin kamu merasa senang jika dihubungi olehnya, maka semakin dalam luka yang kau biarkan.

 

Jika kamu terluka karenanya, apakah kamu yakin ia bisa menyembuhkannya? Ingatlah bahwa yang bertanggung jawab atas dirimu adalah dirimu sendiri, walaupun lingkungan luar/bahkan orang lain adalah penyebab utama kamu terluka TAPI tanggung jawab atas dirimu ada pada dirimu sendiri. Jadi sudahlah, JANGAN BERHARAP, dia hanya menjaga agar hubungan tetap pada koridor pertemanan.

 

4.      Hati manusia tidak mudah berubah, tidak segampang itu

 

Bahas masalah hati ya,,, duh ribetnya, eh nanti dulu hati siapa dulu nih yang dibahas, hati orang lainkah, atau hati diri sendiri?. Baik hati orang lain ataupun diri sendiri itu sama-sama tidak mudah berubah. Iya memang sebuah pendapat bisa berubah tergantung keadaan orang itu, lalu kamu berharap urusan hati juga sama dengan pendapat yaitu mudah berubah. Oh nanti dulu ya, tidak segampang itu kakak.

 

5.      Dia hanya mencari mana yang lebih responsif

 

Namanya juga manusia, siapa si yang gak senang kalau cepet direspon? Iya kan. So wajarlah jika ia memilihmu, mungkin kamu lebih cepat respon ketimbang teman/sahabat yang lain. Apalagi jika ia tahu latar belakangmu yang memang sudah akan ditebak olehnya akan merespon cepat.

 

6.    Ada hal-hal yang HANYA BISA didapatkan darimu dibandingkan dengan teman yang lainnya, itulah sebabnya ia menghubungimu.

 

Apa kesan pertama membaca poin no 6 ini, bener enggak kira-kira menurut kalian?

Jadi setiap manusia itu punya kelebihan dan kekurangan. Nah disini fokus dikelebihanmu, dimana ia tidak bisa mendapatkan itu dari orang lain/teman lainnya, sehingga ia menghubungimu. Hal ini bagus memang, tetapi kamu tidak boleh kegeeran (besar kepala karena hal ini). Ingat ya,,,kamu kan ingin move on, jadi tetap netralkan hatimu.

 

7.      Seneng ya seneng tapi sekilas aja, sedih ya sedih tapi sekilas aja.

Poin ini artinya untuk bersikap seperlunya saja, bukan maksud cuek, tapi lebih kepada menempatkan masalah/topik tertentu sesuai takarannya saja, INTINYA JANGAN BERLEBIHAN. Misalkan kamu bahagia dibuat orang yang kamu sayangi, ya udah sekilas aja, jangan sampai terbawa baper yang berkepanjangan, kan katanya mau move on. Begitu juga kalau sedih dibuat orang yang kamu sayang, ya udah sekilas aja, jangan sampai sebulan/setahun atau lebih gak selesai selesai sedihnya. Hidup kamu terlalu sia-sia jika seperti itu, banyak waktumu akan kebuang percuma.

8.      Kenyamanan pada seseorang bisa datang dan pergi

 

Walaupun pada saat ini ia terlihat nyaman denganmu, tidak menutup kemungkinan dilingkungan lain ada yang diincar dan ada yang membuatnya lebih nyaman.

 

Di dunia laki-laki, teman ya teman, spesial yang spesial, perkara ia memperlakukan spesial itu lain lagi ceritanya, toh mungkin dia nyaman terhadapmu hanya sebagai seorang sahabat, udah itu aja, koridornya sebatas itu. jangan berharap lebih TITIK.

 

Dia mungkin nyaman dengan kamu, teramat sangat nyaman, tapi bukan berarti kamu akan menjadi jaminan seseorang yang akan diajak membangun rumah tangga, ataupun diajak untuk menikah, kamu hanyalah sebagai sahabatnya. Alasannya simpel :” karena kamu bukan orang yang ia cinta dan sayangi” TITIK, gak lebih gak kurang.

 

9.      Semua akan berhenti pada waktunya

Jadi gini lho guys, kalau memang sudah waktunya semua pasti akan tercapai. Waktunya dapat kerja ya dapat kerja, waktunya nikah ya nikah, waktunya punya anak ya punya anak, waktunya lulus ya lulus, waktunya mati ya mati, iya to?, kalau memang belum didapatkan berarti memang belum waktunya. Tenang semua pasti akan mendapatkannya. Sudahlah jangan berbelit pada kecemasan yang malah membuat runyam.

 

10.      Mungkin adalah kata yang tidak pasti.

 

“Mung-kin” bermakna bisa IYA dan bisa TIDAK,  disini  kejelasannya tidak pasti. Contoh dalam kalimat: “mungkin ia akan pergi”, nah makna kalimat itu bisa jadi ia memang pergi tapi bisa jadi ia tidak pergi. Tidak ada kejelasan didalamnya bukan?. Begitulah makna “mungkin” yang bisa dipahami. Nah mari diaplikaskan ke berbagai kalimat yang lain:

a.       Mungkin ia merindukanku

b.      Mungkin ia berharap aku menghubunginya

c.       Mungkin saja ia mencemaskanku

d.      Mungkin ia mulai menaruh hati kepadaku

e.       Mungkin ia kepo denganku

f.       Mungkin ia bisa berubah

g.      Mungkin ia mungkin ia mungkin ia... capek deh wkwk

 

Udah deh please berhenti mengatakan mungkin ia, mungkin ia yang gak ada kejelasannya, itu semua gak pasti. Justru semakin kamu sering mengatakan “mungkin” perihal yang seperti yang aku contohkan diatas, maka kamu akan semakin sulit move on, sampai disini paham? Wkwkwkkw :D

 

Begitukah kaum adam, memang dia merasa tidak enak dengan kaum hawa sehingga ia ingin semua tetap baik-baik saja dan sama seperti sedia kala, tapi sayangnya jiwa perempuan pasti perasa, secuek-cueknya seorang perempuan ia akan merasa bahagia jika orang yang ia sayangi peduli, perhatian, baik dan membutuhkannya. Dan disitulah ia membuka lubang yang sama untuk melukai dirinya sendiri. Bukan salah kaum adam, tapi memang begitulah kedua kaum itu diciptakan sesuai muruahnya masing-masing.

Tips-tips move-on lainnya yang lebih umum yaitu dekatkan diri pada Tuhanmu, perbanyak aktivitas hal-hal positif, dan bangun lingkungan yang produktif.

Karena aku adalah kaum hawa jadi tulisan ini lebih aku khususkan untuk kaum hawa yang sulit move-on karena patah hati diputusin/ditolak sang kekasih atau hanya patah hati tapi diam-diam.

Jika ternyata memang bisa diaplikasikan ke kaum adam, monggo silahkan

SEMOGA BERMANFAAT


 

Komentar