“Jangan dominan mengatur”

 

sumber: https://www.brilio.net

Sebagai seorang perempuan yang pada nantinya akan menjadi istri, perlu memahami tanggung jawab dan tugas-tugas yang ada pada status itu. Istri adalah pendamping suami yang tugas utamanya adalah melayani suaminya, dan tentu istri harus berada dekat dengan suami.

Perlu diingat bahwa “jangan tinggalkan suamimu, bersamai ia dalam hidupmu sampai nyawa memisahkan”.

Saya sendiri adalah seorang perempuan, yang tentunya akan menjadi istri dari suami yang kucintai, sehingga tulisan ini akan lebih membahas sudut pandang seorang perempuan yang tentunya mengarah kepada status calon istri/istri.

Istri harus mengutamakan suaminya, apapun itu harus atas ijin dan restu suaminya. Tugas seorang istri memang penting, tapi bukan berarti istri menjadi mendominasi dalam rumah tangga. Suami dan istri harus mempunyai rasa saling, memahami tugas disetiap masing masing status itu yaitu status istri dan suami.

“Istri tidak boleh mengatur suaminya”, iya tentu saja sebab suami adalah penentu keputusan/aturan, sehingga aturan itu harus disepakati bersama terlebih dahulu. Sebagai seorang istri tentunya harus memahami mana ruang lingkupnya. Jangan masuk terlalu dalam pada dunia suami ya, ingat,,,, suami juga butuh waktu untuk menjalani hobinya bersama teman-temannya.

Jadi gini lho,,,, ada seorang wanita yang melarang-larang suaminya ini dan itu, sehingga suami itu sulit bergerak dan bernafas. Maksud saya disini adalah berikanlah suami itu kebebasan selagi itu adalah hal positif. Seorang laki-laki yang sudah berstatus suami pasti akan tetap risih dan tidak suka jika di atur-atur atau dilarang-larang, apalagi yang masih berstatus calon suami/pacar.

Jadi, jangan dominan mengatur ya :)

 

Komentar