![]() |
| Sumber: dokumen pribadi |
Sama sekali aku tidak pernah membayangkan, yang kutahu semua akan hilang, tapi Allah selalu membawaku kembali.
Berulang kali aku menangis, sampai aku menjadi lelah menagis, lalu perlahan aku benar-benar bisa melepaskan semuanya, tapi Allah beri aku kesempatan lagi.
Berulang kali aku pergi dan meninggalkan, tapi berulang kali juga Allah mebawaku kembali. Melihat wajah yang sama, senyum yang sama, tawa yang sama, canda yang sama, interaksi yang sama, sorot mata yang sama, aroma yang sama dan pastinya orang yang sama.
Bagaimana, bukankah ini hanya kebetulan? tidak, ini bukanlah kebetulan tapi inilah rezeki dan nikmat yang harus disyukuri dimana Allah memberiku kesempatan lagi.
Entahlah, apa yang akan terjadi pada jalan takdirku. Memang benar, semuanya adalah rahasia Allah.
Lalu kini ...
Sejenak, sejenak lagi akankah semua itu benar-benar akan hilang? apakah Allah akan memberikan aku kesempatan lagi perihal yang sama, semoga saja.
Tiba-tiba aku terdiam, menilik sesuatu yang kurasa belum kuselesaikan, suara yang pernah kudengar membuatku berhenti, helaan nafas membuatku menerka, nasehat sederhana membuatku mengerti, siapa orang yang kukenal yang paling peduli diantara orang yang peduli, dialah teman, sahabat dan saudaraku yang luar biasa. Satu-satunya teman yang memberikan nasehat dan pendapat yang jarang sekali bertentangan denganku, aku selalu bisa mengerti dibalik nasehatnya. Nasehat sederhana tapi bermanfaat sekali dalam kehidupanku. Dialah teman dan juga sahabat yang sudah banyak berjasa, semoga kebaikan selalu menyertainya, aamiin
Jika aku ditanya siapakah dari orang lain diluar saudaramu yang kamu tidak ingin jauh dengannya? maka jawabannya adalah orang yang aku maksud dalam tulisan ini yang tidak aku sebut namanya.

Komentar
Posting Komentar