Senyum itu tidak hilang, semua tentangmu tak semudah itu bisa kulupakan. Aku tetap berusaha untuk tidak mencintaimu (lagi) itupun sebatas aku mampu, tapi bagaimana jika aku tetap mencintaimu?
Masih ingat dengan tawamu semalam, lengkung bibir itu membuat gaya tawamu selalu berbeda dengan yang lain, sorot mata itu tidak menakutkanku, pun tidak membuatku terkucilkan dan itulah yang rupanya sulit kulupakan, begitulah aku melihatmu, tak hanya setiap ceritamu yang kudengarkan, pun aku melihat semua mimik wajahmu, gaya bicaramu, dan setiap gerak tubuhmu.
Sampai detik ini kamu selalu berbeda dengan mereka yang pernah kutemui, atau dekat denganku.
Terima kasih atas senyummu, tawamu, ceritamu, aku sangat bahagia atas semua itu.
Walaupun aku hanya orang lain tapi perasaan ini lebih tenang dengan aku bercerita lalu aku mendengarkanmu, melihat senyum dan tawamu.
Menyenangkan bagiku bisa bertemu denganmu semalam, i miss you.
Terima kasih atas senyummu, tawamu, ceritamu, aku sangat bahagia atas semua itu.
Walaupun aku hanya orang lain tapi perasaan ini lebih tenang dengan aku bercerita lalu aku mendengarkanmu, melihat senyum dan tawamu.
Menyenangkan bagiku bisa bertemu denganmu semalam, i miss you.
Komentar
Posting Komentar